Tampilkan postingan dengan label curhat pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat pernikahan. Tampilkan semua postingan

Hamil di luar nikah

Heya fellas,

aku terlahir dr keluarga sederhana. orang tuaku gak gt care dgn smua apa yg aku lakuin,termasuk pendidikan aku. ayahku sudah pernah menikah lagi dgn wanita lain yg lebih tua dr ibuku sejak aku duduk di sekolah dasar. ia jarang pulang,aku sering belajar sendiri,aku merasa gak dpt bimbingan agama (agama aku islam), aku belajar ngaji dan sholat sendiri.

aku gak pernah bnyk nuntut apa2 pd orang tuaku.kebutuhanku pun gak selalu dipenuhi,walaupun memang penting. lain halnya dengan kaka aku,setiap dia minta selalu dikasi,bahkan yg gak penting. hal ini lah yg buat aku jd tertutup dirumah.

aku br tau ayah aku menikah lagi setelah aku duduk di bangku kuliah. beliau gak menceraikan istri ke-2 nya sampai istrinya meninggal. mungkin hal ini jg lah yg buat aku sngt dekat dengan cowo aku,,yah aku rasa dia lebih mengerti dibanding keluargaku.kadang kahidupan aku sehari2 dia yg biayain,dia sering beliin aku ini itu, bahkan untuk keperluan kuliah.

aku sudah berhubungan 5 th lbh,aku syg sama dia,aku tau dy juga syg ma aku.sampai akhirnya aku married by accident (mba), awalnya aku berniat aborsi, tp ditengah perjalanan umur kandungan ku memasuki 6 bulan aku berubah pikiran untuk terus melanjutkannya,untunglah pacar aku mau bertangung jawab untuk menikahiku dan membiayaiku krn dia pun sdh bekerja.

ia berniat untuk berbicara dgn orang tuanya.tapi aku terlalu takut untuk jujur dengan keluarga aku, yah... mereka bukan termasuk org yggampang melupakan kesalahan org,sering aku dengar mrk membicarakan keburukan org. terutama tante aku yg omongannya sering menyakiti perasaan org lain.

selama 6 bulan ini aku berusaha menutupi kehamilanku sampai aku lulus.aku berusaha tahan dengan omongan2 teman2 dan keluarga yg mulai curiga,,namun aku tetap bungkam.apa yg hrs aku lakuin? klo hrs milih aku lbh baik diusir..tp bagaimana dengan bayiku,apa aku bs hidup mengurus bayi tanpa bantuan orang tuaku?

Sudah mau nikah, tapi kok begini ya?

Heya fellas,

hi apa kabar?

sory, gw mau curhat ya...lupa
tapi untuk umur aq yg udh mendasar ke tuaan ini masih enak ga curhat ya ...

aku, female, 28 th. lahir agustus, bintang leo

sedang menjalin hubungan dengan seorang pria setahun lebih muda.
kami berencana melanjtkan ke pernikahan. tahun ini.
sekarang dia di kota bandung dan aku di sini prov.Tanjungpinang.
( sebelum nya di sini, plg ke bandung maret akhir gt )

entah knp dua tiga bulan ini sms nya jarang sekali ada, dan aku berusaha dunk hubungi dia, via hape. nelp or sms, makin ke sini bulan ini. dia bahkan ga bisa di hub. ( kt nya hape nya rusak ke banting-^^ entahlah )
aku berusaha tegar karna sebulan sebelumnya aku depresi banget...
ngejalanin hari tanpa kabar, atau sms nya yg alakadarnya...dia tidak sperti yg dulu, care, perduli ( hilang ) even say word that he miss me ..gone.

tiap hari aku ingat dia, berharap di smsin atau telp.
aku rasa aku posesif.. dan aku mengurangi sms, or call. tp ga da positif di sini. masih sperti ini.

aku punya ibu, yang pada saat bulan maret kmrn smpt msk ke rumh skt di jawa. . beliau sakit diabetes..
aku sayang ibu ku...

begitu pulang awal april beliau sehat. aku bersyukur. tp sms dari suratakin jarang. kadang dia sms aku mengeluh bahwa aku capek, karna harus mondar mandir urus ini itu, jaga ibu dan sebagainya.
( mungkin ga dia ga suka aku mengeluh ...)

dia pun mengeluh kerjaan berat dan capek bolak balik kota ke daerhnya.

hingga pertengahan april aku tanya dia, bagaimana hubungan kita, apa yang mesti aku urus , surat dan sebagainya apa mesti sekarng, gmn???

dan dia ga menjawab?

aku bingung.. di bulan ini aku down. hancur.. masih menangis lagi ... ga mengerti dan mencoba memahami.

pernah suatu kali saat dia libur kerja, ku coba menghubungi... berkali kali, bahkan berpuluh kali misscall ada di hape nya tp dia jawab sambil marah, aku lagi mau makan dengan keluarga aku sekali kali ga boleh apa... kenapa seh lo sensitiv aja...
( saat itu aku ga sadar dia berubah ... ) dan aku hanya menangis ..

sepuluh hari lalu, ibu masuk rumh sakit di sini, aku sms.. dia telp dan nada bicaranya sudah tidak enak ..

kenapa seh harus aku yang sakit lagi.. apa tak pernah puas dia... apa aku terlalu jelek , apa aku tak pantas di cintai, apa aku tak boleh bahagia???

sehari pulang, ibu kembali masuk rumah sakit...( serangan jantung )......
ku coba sms dia - tak berhasil...
dua hari yg lalu ku sms kakaknya.. ku telp ibunya...
sepertinya aku posesif ya.. apa menurut mu aku boleh telp ortunya...

bahkan jawabn ortunya udh beda dengan yang dulu...

> temanku pernah berkata, dia pulang ke bandung karna ingin menghindar dari aku <

dan aku bertahan untuk tak terlalu percaya ...
tap melihat sikapnya aku harus bagaimana...????

bulan sepuluh - adalah bulan yangkamiii tentukan..

aku tau ibuku sakit karna beliau memikirkan bagaimana persiapan harus di lakukan jika anaknya terlihat tenang saja....

aku tau ibuku skit karna memikirkan aku ..
aku sakit..... - dan aku sayang ibuku....

aku bnyk berdoa...mungkin doa belum terkabul ..

hari ini, aku chat dengan nya secara tiba tiba aku melihat dia ol, segera aku hub.. dan jawabnya biasa biasa saja... aku ingin sekali melihat reaksi mukanya saat dia berkata begitu .... apakah muak, benci... dan bosan...

karna telp, sms atau chat takkan bisa melihat reaksi wajah seseorang di luar sana...

apa yang harus ku lakukan ...

mungkin ga ada kata kata manjur dari kalian yang tiba tiba buat aku kuat, bahagia, dan mampu jatuh cinta lagi untuk melupakan dia...

untuk jawabnya ....
makasih banyak

untuk tulisannya yang aburadul... maaf

dari wiwik
orang yang terlupakan..^^