Putus. Sedih. Sakit.

Heya fellas,

aku mau curhat nih,
karena baru , jadi maaf ya kalo masih belum mengikuti prosedur. :)

Kenalin nama aku : Putriliciouz
umur aku 18 tahun

Ku mau curhat nih tentang mantan aku. Baru2 ini kami putus. alasannya adalah udah gada kecocokan dan saling berantem terus tiap hari. Dia udah berubah gak seperti yang pertama kali aku kenal. Padahal aku udah berusaha mempertahnkan hubungan ini karena terlalu banyak kenangan indah yg ga bisa dilupakan dan perjuangan untuk pengakuan hubungan ini kpd orangtua aku yang mungkin udah dilupakan sama mantan aku.

oh iya namanya adit. Pertama kali jadian , dy adalah orang yg baik. Kita kenalan lewat facebook. dan ternyata dia adalah tetangganya teman satu kampus aku. Dy lumayan perhatian. Dy sangat sayang sama aku. Bahkan dia sempat bilang kalo dy akan selalu mencintai aku, hanya sekali dlm hidupnya.

so sweet yah ???

Sekarang semua itu hanya omongan munafik dan menjijikkan untuk diingat. Kelakuan dia ada yang sangat aku sesali, yaitu dia selalu ingin punya teman perempuan yg banyak.

Berapa kali aku ngegap'n dy smsn sama tmn fbnya, tukeran nomer hp. Sering aku berantem sm dy karena maslah cewe. Dia tahu kalo aku adalah orang yg sangat cemburuan. Tapi dy selalu aja membuat aku marah dan jeles karena tigkah laku dy yg nyebelin. Gak bisa jauh sama yg namanya cewe !!!

oh ya, mama aku juga pertma gak setuju hubungan aku sama dy , karena kata mama aku ga sepadan sama dy. Dy ga kuliah dan kerjaanya cuma jaga toko celana punya saudaranya, sedangkan aku kata mama mahasisiwi, yg harus punya pikiran maju, ke depan , jangan mau sama org ga punya masa depan kaya dy.

Aku sedih banget. pernah satu kali aku dipermalukan di depan dia. Mama marah2 di depan dia. sengaja biar aku malu dan dia ngejauhin aku. Tp aku senang karena dy ga bergeming , dan tetep tulus mencintai aku.

Sampai 3 bulan hubungan kami . aku dgn dy masih backstreet. Tapi aku udah membuka pikiran dy untuk kuliah, dan dy setuju. Bulan maret lalu dy sudah mulai kuliah.
aku senang dan mama juga sudah mulai melunak karena aku memberi pendekatan terus menerus.

Tapi justru karena kuliah ini hubungan aku sm dy malah jadi memburuk dan menjerumuskan hubungan ini kearah yg paling hancur sampai gada sisa. Aku sama dy jarang ketemu paling seminngu 2x ato 3x.

Dan kenyataan kalo dy ternyata ada main sama teman satu kampusnya. Dy udah mulai ga pernah ke rumah, puncaknya malam minggu dy bohong sama aku bilang dy lembur padahal dy jalan sama cewe itu juga 2 temen yg lain. Parahnya temennya juga diajak dy untuk berbohong meyakinkan aku kalo dy memang lg kerja.

Brengsek bgt, sakit banget kalo inget itu. Ketahuan sama aku, karena kka cw stink itu kenal sama aku, dan dy yg bilang kalo adenya jalan sama cowo aku semalem. Aku marah, hancur , kecewa, sakit. Lebih marah lgi karena dy mutusin aku karena gak mau ngasih tau syp yg ngasih informasi itu ke dy.

Aku terima putus itu. Aku ga ketemu dy. Tp dy sadar, dan berusaha hampir typ hari untuk minta maaf dan minta balikan. Dy sampe minta bantuan temennya untuk balikan sm aku.

Akhirnya aku terima lg dy jd pacar aku. Memang dy berubah tp hanya sementara, karena dy memang udah ga kaya dulu, dy jadi jarang sms, ga pernah telpon, ga kaya dulu. Paling sms hanya sekali dua kali dalm sehari. Cw mana yg ga kangen , yg ga kecewa dicuekin sm pacarnya ????

Setiap ketemu dy hanya berusaha untuk cium, peluk, ato berdekatan, jujur, aku muak, benci dengan sifat dy yg satu ini. Seperti aku ini cuma kalo ketemu jd pelampiasan nafsu. Ak selalu berantem soal ini. Ak paling ga suka cowo yg gak menghargai cewe.

Dy mengerti dan kadang menjauh. Tp dy seperti ga mengerti kalo typ ketemu aku cuma pengen diperhatiin, disayang, cerita2 kaya dulu. Tp dy emang sudah berubah.
ga kaya dulu. Udah jalan 7 bulan malah putus gitu aja.

Sdiiiih bangeeeeeeeeeeeet. Pusiing .

Pengen punya pacar..

Heya fellas,

Saya cowok 16 tahun dan saya belum pernah berpacaran. Tapi saya bukan gay lho.. dan saya tidak berpacaran bukan karena tidak laku.Teman saya lebih banyak cowok daripada cewek. Entah mengapa saya sulit untuk berkenalan atau sekedar menyapa orang, ketika ada yg mengajak ngobrol barulah saya bisa ngobrol. Saya juga kurang bersifat nice kepada orang yg belum dikenal. Tetapi jika sudah kenal, saya bisa sangat akrab.

Sebenarnya saya juga ingin memiliki pacar seperti yg lainnya, tetapi saya bingung harus memulai darimana. Pernah ada yg suka sama saya, tetapi saya tidak suka dengan dia dan saya bersikap cuek saja.

Sekarang saya punya kenalan cewek di dunia maya, lokasi dia berada di pulau tetangga, sedangkan saya di jakarta. Kami sudah beberapa bulan berkomunikasi dan saya merasa nyaman dan suka dengan dia walaupun belum pernah bertemu langsung. Saya pernah mencoba untuk melupakan dia, namun sangat sulit. Dan seperti inilah kehidupan saya,

thx sebelumnya

Suka sama cowok super cuek.. Capek!

Heya fellas,

lam kenal

q seorang cewek umur 18tahun..

Q suka ma temen kuliahku, kebetulan kami sekelas. Cowok yang aq taksir itu super cuek.

Q uda melakukan pa yang biasanya seorang cewek lakukan pabila naksir seorang cowok. Yg aq bingung, dia terkadang merespon sikapku padanya, tp terkadang dia juga cuek dengan sikapku.

Sikapnya padaku juga gak sama dengan sikapnya pada teman2 skelasku yang lain. Dia cenderung lebih pemalu pabila dia sedang ngobrol denganku. Bahkan jarang sekali dia menatap mataku pabila kita sedang ngobrol. Apa yang harus aku lakukan? Apakah dia juga suka padaku?

Dan gmn cara aq pdkt ma dia yg sebenarnya dia itu orang yang cenderung tertutup dan sulit bersosialisasi?

thx uda mau denger curhatanku..

Hamil di luar nikah

Heya fellas,

aku terlahir dr keluarga sederhana. orang tuaku gak gt care dgn smua apa yg aku lakuin,termasuk pendidikan aku. ayahku sudah pernah menikah lagi dgn wanita lain yg lebih tua dr ibuku sejak aku duduk di sekolah dasar. ia jarang pulang,aku sering belajar sendiri,aku merasa gak dpt bimbingan agama (agama aku islam), aku belajar ngaji dan sholat sendiri.

aku gak pernah bnyk nuntut apa2 pd orang tuaku.kebutuhanku pun gak selalu dipenuhi,walaupun memang penting. lain halnya dengan kaka aku,setiap dia minta selalu dikasi,bahkan yg gak penting. hal ini lah yg buat aku jd tertutup dirumah.

aku br tau ayah aku menikah lagi setelah aku duduk di bangku kuliah. beliau gak menceraikan istri ke-2 nya sampai istrinya meninggal. mungkin hal ini jg lah yg buat aku sngt dekat dengan cowo aku,,yah aku rasa dia lebih mengerti dibanding keluargaku.kadang kahidupan aku sehari2 dia yg biayain,dia sering beliin aku ini itu, bahkan untuk keperluan kuliah.

aku sudah berhubungan 5 th lbh,aku syg sama dia,aku tau dy juga syg ma aku.sampai akhirnya aku married by accident (mba), awalnya aku berniat aborsi, tp ditengah perjalanan umur kandungan ku memasuki 6 bulan aku berubah pikiran untuk terus melanjutkannya,untunglah pacar aku mau bertangung jawab untuk menikahiku dan membiayaiku krn dia pun sdh bekerja.

ia berniat untuk berbicara dgn orang tuanya.tapi aku terlalu takut untuk jujur dengan keluarga aku, yah... mereka bukan termasuk org yggampang melupakan kesalahan org,sering aku dengar mrk membicarakan keburukan org. terutama tante aku yg omongannya sering menyakiti perasaan org lain.

selama 6 bulan ini aku berusaha menutupi kehamilanku sampai aku lulus.aku berusaha tahan dengan omongan2 teman2 dan keluarga yg mulai curiga,,namun aku tetap bungkam.apa yg hrs aku lakuin? klo hrs milih aku lbh baik diusir..tp bagaimana dengan bayiku,apa aku bs hidup mengurus bayi tanpa bantuan orang tuaku?

Talk to me

Heya fellas,

Sebelumnya perkenalkan dulu, saya Esti, seorang mahasiswa umur 20 th.

Saya kuliah di sebuah institut teknik yang ternama di indonesia, dimana harapan saya dengan berkuliah disini saya akan lebih mudah meraih cita-cita saya yaitu menjadi seorang Analys System di sebuah perusahaan sehingga masa depan saya bisa cerah . Saya tidak mengalami masalah mengenai akademis, bahkan saya cukup berprestasi dibidang saya.

Namun, ada satu hal yang selalu mengganjal di pikiran saya. Yaitu, kenapa sedikit sekali orang yang berkomunikasi dengan saya? Dan kenapa saya susah sekali untuk berkomunikasi dengan orang lain mengenai hal-hal yg sifatnya santai ?

Hal ini membuat saya tertekan, saya jadi sering memendam masalah dan perasaan saya sendiri karena saya tidak tahu kepada siapa saya harus sharing.

Saya selalu merasa bahwa saya tidak pandai berkomunikasi dengan baik dengan orang lain secara langsung/tatap muka . Sering kali saya kehabisan topik, dan tidak mampu membuat joke joke sehingga orang yg saya ajak bicara sepertinya bosan. Sehingga saya menjadi minder untuk mengajak orang lain mengobrol lagi.

Saya pun sering kebingungan untuk membuka topik pembicaraan dg orang lain, padahal saya ingin ngobrol dengan orang itu. Saya sulit sekali untuk membuka pembicaraan mengenai hal-hal santai. Sehingga saya merasa orang - orang disekitar saya tidak merasa nyaman dengan saya karena saya terkesan tertalu serius dan tidak suka bercanda.

Padahal itu salah, saya adalah orang yang santai, saya welcome dengan semua orang, saya jg suka bercanda juga, namun saya tidak bisa membuat lelucon. Saya jd selalu terlihat kaku. Dan sebenarnya Saya adalah pendengar yang baik, dan mampu memberikan solusi, namun sepertinya tidak ada yang ingin sharing dengan saya. Saya jadi sedih :(

Saya tahu sekali bahwa komunikasi itu sangatlah penting. Bagaimana nantinya di dunia kerja jika saya tidak mampu berkomunikasi dengan baik dengan orang-orang disekeliling saya.

Namun anehnya saya cukup hebat untuk komunikasi-komunikasi yang sifatnya formal. Seperti melakukan wawancara formal, presentasi, bahkan menjadi MC dalam acara yg sifatnya formal.

Saya berusaha mengatasi kurangnya komunikasi saya itu dengan bergabung dengan organisasi. Saya harapkan disana saya akan sering bertemu dg orang-orang baru dan menambah frekwensi komunikasi saya. Namun ternyata, sama saja. Saya merasa skill komunikasi santai saya tidak bertambah-tambah.

Kinerja saya saja yg selalu mendapat applause karena selalu memuaskan, namun komunikasi non formal saya masih nol besar.

Di keluarga saya memang juga bukan orang yg banyak bicara. Lebih banyak diam dan manut kata ibu. Orang tua saya sudah bercerai, dan saya ikut dg ibu saya tinggal bertiga dg adik saya dalam sebuah rumah ditengah kota. Ibu saya tipe orangnya keras.

Mungkin karena memang sibuk mencari nafkah sebagai tulang punggung keluarga, ibu tidak pernah mengajak ngobrol anak-anaknya. Yang dilakukan hanya memberikan uang dan ijin ketika saya hendak melakukan sesuatu.

Jadi di tumah saya pun hanya berbicara dengan orang tua saya untuk minta uang dan ijin sebelum pergi kemana-mana. Tidak lebih. Bahkan ketika saya mendapat prestasi seperti menang lomba, beasiswa, nilai yg bagus ibu saya pun selalu hanya memberikan respon yang biasa-biasa saja. Saya hanya bisa menghela nafas dan tetap menjaga semangat akademis saya.

Hal ini membuat saya tertekan, saya jadi sering memendam masalah dan perasaan saya sendiri karena saya tidak tahu kepada siapa saya harus sharing. Saya takut lama-lama hal ini akan mengganggu kuliah saya. Setelah menyimak cerita saya, dan mengetahui background saya, bagaimana cara untuk meningkatkan skill komunikasi non formal ?

Tolong solusinya, tengs yaa

Masa lalu kelamku menghantuiku

Heya fellas,

Nama : BDS

Diary Depresiku

hmmmmm ak ga tau hrs mulai dari mana critanya..... tp yang jls saat ini aku ngerasa tertekan bngt ngrasa jd manusia yg plg berdosa..... ak malu buat crita smua ini tp ak ga tau lagi rus crita ksapa...

ak adlh seorang yang dluw nya bejat bngt.... ak bisa minum alkohol,ak bisa clubbing,aku bisa free sex jg,ak jg seorang cowok yang suka ganti pasangan, bkhn mgkn untk memenuhi smua itu ak mpe mencuri uang orang tua n famila ak sndri.....

lama kelamaan kbiasaan itu alhmdllh bisa hilang sedikit demi sdkt...yg dluw nya mnun,clubbing n ngerokok sex itu adlh kwajiban buat ak tp skg itu udh ak tinggalin... yg dluw nya ak ga tau apa yg nma nya shlt n puasa alhmdllh skg ak sdkt dmi sdkt udh shlt n puasa

n ak tau jg konsekwensi ats masa lalu ak yg bejat dluw... n ak jg bisa nrima klo org2 khusus nya cewe takut n brpikir untk bisa dkt sama ak...ak trima n ak mncoba ikhls n sabar buat kenyataan itu..... jujur aj hampir 3,5 thn ak sendiri tnpa pacar,krna apa stiap ak deket sma seorang cewe mula nya iya baik bngt tangapan mereka ke ak n kita komunikasi pun lancar tp bbrpa saat gtu pasti mrka ngilang n mnghindar ke aku nya,n aku tanya pd mrka pasti jwbn nya takut krna msa lalu ak yg dluw, itu psti!!!

n ak tanya km tau dari siapa yaaah mraka jwb dari si A, n si B dll, n mang trnyta si A, n si B dll itu mang mrka tau gmna bejat nya ak dluw,ak maklum lah n ga mau marah n dendam gtu.

tp ksini nya ak mulai ga enak n klimaks nya ak ngerasa tertekan bngt dgn keadaan ak kya gni trus,jujur ak prustasi n ga tau lg gmna cara nya biar orang ga mandang ak dari sisi buruk nya masa lalu ak,ak bkn yg dluw lg,ak bkn seorang peminum,bkn org clubbing lg,bkn penjahat kelamin lg,ak pgn brbh!!!! ak pgn tobat jg!! ak pgn ngejalani hdp kya org normal biasa nya tnpa dilihat dri sisi buruk ak.

ak tau apa yg aku lkuin dluw itu mang salah n ak kira udh nrima konsekwensi nya slma 3,5 thn.

n satu lg yg bkin ak down bngt...
hmmmm bbrpa saat dluw, ak knln sama seorang cewek,itu itu ramah,baik n mnyenangkn bngt pkknya,udh bbrpa kali kt jalan brg,n ak jg brusaha jujur ak critakanlah smua tntng msa lalu ak (tp pd saat itu mang mgkn dia ga trlalu fokus bngt dgr nya n ak jg ga mpe hbs jelasin nya),mksd ak biar dia tau dri ak lsg dr pd tau dri org lain,n tanggapan nya pd mlm itu biasa2 aj n gda yg mpe terkejut gtu ekspresi nya.

n sampai pd satu hari yg bnr2 dia itu mnrt ak brbh bngt,mulai dari sms ak lma n jrg bngt dbalas trus mpe tlpn ak jg itu jrg n bhkn ga prnh di angkt,ak bingung knp??? n pda esok nya kbetulan ak OL n si cewe ini jg OL. ak tanya sama dia, km knp??? jwbn nya ak gpp cuma lg pgn sndri aj gtu kta nya (tp mnrt ak itu bkn alasan yg tpt buat ak)

trus ak ajak dia mlm nya buat ktmuan n kta nya iya gpp, mlm nya ak tlpn dia n yg angkt itu ade nya n kata nya dia sakit n ga enak bdn,ok gpp n ak bisa trima alsn nya, bsk nya lg ak coba sms n tlpn tp sama gda blsn n jwbn mpe skg, ak bingung n problem ini buat ak stress n down lg, jujur ak kya nmuin sosok yg ak cari didiri cewe ini,itu yg bkin ak sangat2 stress n bisa dikatakan down bngt!!!!! mpe skg hati ak ga tenang n psti kpikiran dia trus,n ak jg ga bisa fokus dgn skripsi ak skg!!!

ak cuma pgn bisa ktmuw si cewe ini lg n pgn jlasin sjelas jelas nya gmna ak dluw n skg stlh itu trsrh dia mau gmna ak ga akn maksain.

apa ak sburuk itu kh jd mnusia dgn msa lalu ak,apkh ak ga pnts lg buat dpt kbhgiaan skg!!

jujur ak depresi bngt, ak tertekan dgn khdpn ak skg ini
ak pgn tobat,ak pgn jd manusia yg normal kya org2 td tnpa ditakutin stiap org!!!
mf critanya trlalu panjang bngt....

n klo ada info tntng orang alim ulama yg ada di malang mohon bntuan nya ya,ak jg pgn crita n mnta ptunjuk hrs gmna..

thx buat smua nya

Ditentang Orang-tua: kita berbeda

Heya fellas,

lam kenal sebelumnya

q seorang cewek umur 17tahun..

q baru pertama kali pacaran,ma seorang cowok yang kebetulan kakak kelas q sendiri,n q juga pacar pertamanya dia..

selama ini dia backstreet dari ortunya karena selain dia masih gak boleh pacaran, kita beda suku dan keyakinan,ortunya gak mau.

setelah q ma dia jalan selama 1 tahun,ortunya tau klo dia pacaran ma q dari penjaga skull,setelah itu q ma dia jarang banget komunikasi,yang dulu tiap hari ketemu sekarang cuma 1minggu sekali tu pun kalo sempat n dia bisa,yang biasanya bisa sms atau tlp dengan bebas sekarang udah gak,.

Mamanya tiap hari ngomelin dia terus,n bahas masalah kita(emang sich sebelum ketahuan hampir tiap hari mamanya ngomel yang dia gak boleh boncengan ma cewek lah,yang gak boleh pacaran ma cewek yang beda suku,yang inilah itulah,banyak dech,dan sekarang tambah parah),truz yang papanya hampir tiap malem ada di kamarnya pinjem komputernya dia sekaligus ngawasin dia,tidur pun kemaren sempat di temenin papanya.

Gak cuma itu neneknya,om,tantenya semua hampir tau masalah ini,n selalu nasehatin dia untuk gak berhubungan ma q.

Mungkin karena dia tertekan dengan keadaannya sampai akhirnya dia sempat ngajak q bubar biar dia bisa tenang,q gak mau,bekali-kali dia ngajak q bubar,tapi tiap dia ngajak bubar q selalu gak mau,q udah sayang banget ma dia,saat dia bilang dia gak mau nyakitin q,q jawab q gpp sakit,lebih baik hatiq sakit kayak gini dari pada km pergi dari q.

Sampai q minta waktu ma dia selama 1 tahun untuk q belajar ngelepas dia,akhirnya dia kasih waktu buat q,tapi dia bilang klo bisa jangan sampai 1 tahun.

Q sempat tanya sahabat2 q,mereka bilang klo q sayang q harus bisa mempertahanin ni,q merasa q gak sanggup bertahan sendiri dalam keadaan ni,tapi q coba,q paksa untuk mempertahanin ini semua,,.tiap hari q nangis(maklum q cengeng),tiap hari q mikirin dia,n q selalu berusaha buat suport semua yang dia lakuin..

Apa yang harus q lakuin dengan keadaanq saat ini??